Korea
Korea

Chuseok (bahasa Korea: 추석) adalah sebuah festival panen di Korea yang merupakan hari libur nasional terbesar di Korea. Biasanya, Chuseok jatuh pada hari ke-15 bulan ke-8 menurut kalender lunar. Hari raya Chuseok ini dilakukan untuk mensyukuri hasil panen yang melimpah ditahun tersebut, sehingga disebut juga “thanksgiving festival”. Menurut catatan sejarah, perayaan  Chuseok ini sudah ada sejak jaman kerajaan Silla  yaitu  abad ke 6 masehi. Dulu Chuseok dikenal sebagai Hangawi (“Han” = “raya”, “Gawi” = “tengah”) atau hari besar di tengah-tengah musim gugur.Di jaman sekarang, hari sebelum dan sesudah Chuseok merupakan hari libur resmi di Korea Selatan, sehingga hari liburnya Chuseok sekurang-kurangnya selama tiga hari. Seperti halnya kebanyakan festival panen lainnya di seluruh dunia, Chuseok dirayakan pada musim gugur.  Intinya perayaan ini berupa pesta makan untuk sebagai ungkapan syukur atas keberhasilan panen yang sering disamakan juga dengan perayaan “Thanks giving-day” di Amerika Utara, yakni di Amerika Serikat dan Kanada.  

Mengingat waktu libur yang cukup Panjang, perayaan Chuseok merupakan kesempatan yang sangat baik bagi masyarakat Korea untuk mudik mengunjungi keluarga dan tempat leluhur yang mengakibatkan terjadinya “kemacetan” di hampir semua jalan raya di Korea. Walaupun demikian,  pengorbanan untuk bermacet-macetan di jalan raya tidak menghalangi  niat masyarakat korea yang sebagian besar tinggal di Kota untuk melakukan mudik di saat Chuseok, untuk bertemu keluarga  dan sanak saudaranya. 

Di malam sebelum Chuseok, semua anggota keluarga akan duduk bersama membuat kue “songpyeon” sambil menikmati keindahan bulan purnama. Songpyeon Chuseok juga sangat erat kaitannya dengan bulan purnama, mengingat adanya kepercayaan tradisonal di Korea jika orang yang memanjatkan doa pada bulan purnama  di hari Chuseok, maka doa-nya akan dikabulkan. Selain itu, Kue Songpyeon (송편) merupakan makanan istimewa saat perayaan “Chuseok”. Kue yang terbuat dari tepung beras diisi kacang atau wijen ini merupakan makanan wajib yang pasti ada. Keesokan harinya, di pagi hari orang Korea akan melakukan penghormatan terhadap arwah leluhur yang disebut “Charye dan dilanjutkan dengan berziarah ke makam leluhur, termasuk juga membawa makanan, buah-buahan dan minuman, dan juga hasil panen tahun itu untuk dipersembahkan kepada arwah leluhur. Setelah melakukan penghormatan kepada leluhur, maka dilanjutkan dengan melakukan permainan tradisional beramai-ramai dan meriah, seperti sonori (permainan sapi), geobuknori (permainan kura-kura), ganggangsullae (tarian melingkar) dan ssireum (bergulat). Demikianlah sekilas tentang Chuseok di Korea yang merupakan perayaan penting dan bagian dari kebudayaan Korea. Salam sehat- ST

Klik untuk berbagi info
error: Content is protected !!