buka lapak di korea

Laporan survei kemudahan berbisnis di 190 negara, oleh Bank Dunia, menempatkan Korea selama beberapa tahun terakhir di lima besar. Sayangnya, kemudahan berbisnis di Korea ini, belum banyak dilirik oleh pebisnis Indonesia. Dibandingkan negara lain, jumlah pebisnis Indonesia yang investasi atau mendirikan perusahaan di Korea terbilang sangat sedikit. Sebaliknya, jumlah orang Korea berinvestasi di Indonesia ada ribuan.

Seiring dengan telah disepakatinya Indonesia-Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK-CEPA), diperkirakan arus investasi dari kedua negara akan meningkat pesat di tahun tahun mendatang. Kami akan bagikan informasi terkait kegiatan penanaman modal dan hal-hal yang terkait dengan penanaman modal di Korea, mulai dari tahapan mendirikan perusahaan penanaman modal asing, aspek perpajakan, hingga likuidasi perusahaan di Korea secara berseri. Pada bagian pertama ini, kami meringkas tahapan pendirian suatu perusahaan penanaman modal asing di Korea.

(1) Pemberitahuan rencana penanaman modal asing ke Invest KOREA (IK), sebuah agensi promosi penanaman modal asing di Korea, yang dibentuk sebagai bagian dari the Korea Trade-Investment Promotion Agency (KOTRA). Pemberitahuan rencana penanaman modal dapat juga dilakukan di salah satu bank devisa di Korea.

(2) Pembukaan rekening sementara untuk menampung dana yang akan digunakan sebagai sebagai modal disetor, untuk pembelian saham yang akan diterbitkan oleh perusahaan. Pengiriman dana investasi harus dalam bentuk valuta asing.

(3) Proses pendirian dan pendaftaran perusahaan (badan hukum) di pengadilan dan kantor pajak setempat. Proses pendirian dan pendaftaraan perusahaan dapat dilakukan setelah dana investasi di transfer ke rekening sementara di salah satu bank di Korea. Selanjutnya membuka rekening bank perusahaan dan mendaftarkan perusahaan sebagai perusahaan penanaman modal asing ke instansi terkait.

Klik untuk berbagi info
Translate »
error: Content is protected !!