Tidak seorangpun ingin berurusan dengan masalah hukum atau melakukan pelanggaran hukum, apalagi ketika sedang berada di negara asing. Namun, bak kata peribahasa “Malang Tak Dapat Ditolak Untung Tak Dapat Diraih”. Sering kali, Kita harus berhadapan dengan masalah hukum yang berakibat dikenakan hukuman penjara dan atau denda.

Peraturan keimigrasian Korea saat ini mengatur bahwa jika orang asing didenda lebih dari 5.000.000 KRW untuk suatu pelanggaran/kejahatan atau akumulasinya di Korea, kantor imigrasi dapat mengeluarkan Perintah Keluar (exit-order), dan permohonan atau perpanjangan visanya di masa depan dapat ditolak selama kurun waktu tertentu (entry ban period). Berikut ini adalah beberapa ketentuan umum durasi larangan masuk akibat dari denda yang dikenakan kepada orang asing:

  1. Jika jumlah total denda untuk 1 tahun terakhir melebihi 5.000.000 KRW maka durasi larang masuk ke Korea berlaku selama 1 tahun;
  2. Jika melakukan kejahatan lebih dari 3 kali selama 1 tahun terakhir, maka durasi larangan masuk berlaku selama 1 tahun;
  3. Jika jumlah denda antara 5.000.000 KRW dan 10.000.000 KRW, larangan masuk selama 1 tahun;
  4. Jika jumlah denda melebihi 10.000.000 KRW, larangan masuk berlaku selama 3 tahun;
  5. Jika mendapat hukuman penjara kurang dari 5 tahun, maka dikenakan larangan masuk selama 5 tahun; dan
  6. Jika hukuman penjara selama 5 tahun atau lebih, dikenakan larangan masuk selama 10 tahun.
  7. Dll.

Ketentuan diatas dapat berubah dari waktu ke waktu, untuk itu, jika anda memiliki masalah hukum, dan ingin mendapatkan update terbaru tentang regulasi keimigrasian sebaiknya mendapatkan nasihat dan pendampingan dari kantor hukum. Dalam banyak kasus, suatu pelanggaran atau masalah hukum dapat diselesaikan dengan kesepakatan damai dengan para pihak sehingga tuntutan atau gugatan dapat dihentikan sebelum ke pengadilan atau hukuman denda dapat diminimalkan. Hal ini dapat menghindarkan anda dari masalah keimigrasian.*** (bersambung)

Klik untuk berbagi info
Translate »
error: Content is protected !!